ulasan. resensi. kesan.

ulasan. resensi. kesan. ini bukuku, apa bukumu?

Sabtu, 18 September 2010

Veronika Memutuskan Mati - Veronika Decides to Die

Veronika Memutuskan Mati - Veronika Decides to DieVeronika Memutuskan Mati - Veronika Decides to Die by Paulo Coelho

My rating: 3 of 5 stars


#2010-68#



Siapa sih yang memutuskan orang itu waras atau gila?

Harus dokter jiwakah? Atau pandangan umum mengatakan demikian?

Orang yang membiarkan dirinya menjadi gila hanya bila mereka dalam kondisi yang memungkinkan menjadi gila. H. 96



Bayangkan seratus kemungkinan yang akan membuat dirimu dikatai gila.

Kau melempari barang-barang keluar jendela.

Kau berteriak-teriak tak karuan di jalan.

Kau terdiam termangu di ujung tempat tidurmu.

Kau menatap kosong nanar pada satu dinding.

Kau mengurung diri dalam rumah.

Kau mendengar suara-suara aneh di telinga.

Kau memukuli teman-temanmu.

Kau tak pulang ke rumah.

Kau bosan dengan hidupmu.

Kau menjalani hari-hari dengan normal.

Kau tidak tahu siapa dirimu.

Kau memutuskan bunuh diri.

Dan 88 alasan lain yang membuatmu bisa dikirim untuk mengunjungi psikiater.



Kegilaan adalah ketidakmampuan mengkomunikasikan apa yang ada dalam pikiran. Seperti ketika berada di negeri asing, kamu bisa melihat dan memahami apa saja yang terjadi di sekitarmu, tetapi kamu tidak bisa menjelaskan apa yang kamu ketahui dan bantuan apa yang kamu perlukan, karena kamu tidak mengerti bahasa setempat. Kita semua pernah mengalaminya. Kita semua, apapun bentuknya, adalah gila. H.78



Seperti apa hidup Veronika yang normal dan biasa-biasa saja sehingga ia memutuskan untuk mati sebelum menjalani masa tuanya. Sebenarnya apa masalahnya? Bosan hidup? Dan ia malah terjebak dalam rumah sakit jiwa yang ia tidak tahu siapa yang gila di situ. Ia sendiri merasa sangat waras sehingga memutuskan bunuh diri. Siapakah yang bisa dipercaya waras? Pasien pun tidak bisa percaya bahwa si dokter ini waras. Di antara mereka sendiri juga tidak tahu siapa yang sebenarnya gila. Siapa yang gila karena hilang ingatan, atau hanya gila karena orang gila tidak bisa dopersalahkan. Mereka kebal dari vonis.



Zedka gila karena terkenang pada mantan kekasihnya. Mari masuk rumah sakit jiwa karena panic attack, sering bingung sendiri tidak jelas, sukar berkonsentrasi. Eduard tergila-gila pada mistis Brazil dan didakwa schizoprenia. Veronika mencoba bunuh diri karena bosan dengan kenormalan hidupnya.



Apakah sesuatu dianggap normal atau waras karena diikuti oleh mayoritas? Yang tidak mengikuti kebiasaan dianggap tidak normal? Lalu siapa yang menentukan kebiasaan umum apa yang dianggap baik?

Jangan munafik. Kegilaan merupakan bakat alami manusia. Semakin keras kau mengingkari semakin nampak ciri kegilaannya. Jalani saja. Jadilah diri sendiri, kembangkan bakat dan kemampuan. Kegilaan bukan tidak mampu mengendalikan diri. Hidup itu indah. Enjoy it. Jangan mati bosan seperti Veronika.





View all my reviews

Tidak ada komentar: