ulasan. resensi. kesan.

ulasan. resensi. kesan. ini bukuku, apa bukumu?

Minggu, 29 Juli 2012

Antologi Rasa

Antologi RasaAntologi Rasa by Ika Natassa
My rating: 4 of 5 stars

"Kalau ada apa-apa, ngomong ke gue ya, Key," kata gue malam itu. "Kalau lo pusing karena ada nasabah lo yang ngemplang dan perlu gue datangin untuk gue gebukin supaya bayar tunggakannya ke lo, gue juga mau." (h.328)

Menurut kamu bagaimana kalau ada seorang sahabat laki-laki mengatakan demikian? Apakah kamu merasa tersanjung dan berbunga-bunga? *oh, so sweet....* Atau merasa kata-kata itu gombal saja dan hanya salah satu upaya rayuan pria? *lebay deh lo....*

Sah-sah aja sih mengatakan demikian. Memang harus hati-hati menghadapi laki-laki macam Harris Risjad. Lelaki sejuta pesona ganteng keren yang (seharusnya) sanggup menundukkan hatimu. Bikin melongo sekaligus misuh-misuh tanpa ampun. Jatuh cinta setengah mati sama Keara, yang jelas-jelas menendangnya jauh-jauh.

Keara yang agak muna' karena ia nggak mau mengakui kalau ia naksir berat sama Ruly. Loh, memangnya kalau cinta harus bilang? Kalau enggak gimana? Ada sih yang bilang walaupun cewek, berani bilang aja kalau cinta, ngapain gengsi, muna' banget, sih. Weeww.. Asal tahu aja kalau minta duit ke ortu itu seribu kali lebih mudah daripada bilang cinta ke gebetan yang dikenal baik. Dipikir gampang apa menumbuhkan keberanian gitu? Kalau mengungkapkan itu semudah jatuh cintanya, pasti nggak bakal banyak film atau novel bertemakan cinta dan segala liku-likunya. Untuk itulah Tuhan menciptakan kesulitan dalam cinta. Haha!

Dan Ruly, protagonis yang digambarkan hampir mirip dengan Fahri AAC (pas miripnya karena sama-sama pengen gue lempar) baik hati, santun, taat, dan bodohnya nggak lihat kalau di depan matanya ada sahabat perempuan yang jatuh cinta sama dia. Noraknya karena suka sama ST 12 (apaaa coba maksudnya si cowok 'idaman' ini mesti suka ST 12? kenapa? kenapaa? HAH!!!)

Dan aku suka sekali buku ini. Kata-katanya lugas, lucu, tas tes, jleb, menohok, bikin jungkir balik, jujur, dan bikin mengkampret-kampretkan cinta. Cocok banget dijuduli Antologi Rasa. Dari rasa indah terbang ke bulan sampai rasa bego pengen ditabrak truk juga ada.

Ada diantara lo yang sekeren gue dan sudah pernah naik Formula Rossa? Ini roller coaster tercepat di dunia, hanya ada di amusement park untuk pencinta balapan yang ada di Ferrarri World di Abu Dhabi, akselerasi 0-240 km/jam dalam hanya 4,9 detik! Belokan paling tajamnya sampai 70 derajat dan G-Force-nya – tekanan kecepatan- sampai 1,7 Gs.
Kecepatan roller coaster itu sukses mengacak-acak detak jantung gue ketika gue ke sana tahun lalu. Sinting. Tapi mendengar cerita dari mulut si Ruly ini tentang dia dan Keara tadi malam efeknya kira-kira begini : gue naik roller coaster tujuh kali berturut-turut, pas turun gue udah ketawa-ketawa gila saking pusingnya, sempoyongan mau nyebrang jalan terus ditabrak truk dan mati terkapar. (h.323)


Yeaahh, kutipan dari Harris lagi. Apa perlu jatuh cinta sama lelaki semacam dia? Atau lebih baik kita mendendangkan lagu John Mayer ini sama-sama??

Friends, lovers, or nothing...
There'll never be an in-between...



View all my reviews

Tidak ada komentar: