ulasan. resensi. kesan.

ulasan. resensi. kesan. ini bukuku, apa bukumu?

Kamis, 12 Agustus 2010

Tanah Tabu

Tanah TabuTanah Tabu by Anindita S. Thayf

My rating: 5 of 5 stars


Satu tatanan sosial telah hancur karena pendatang.

Di Papua pun lelaki menjadi raja. Raja keluarga yang dinanti-nanti kelahirannya, begitu diutamakan, dielu-elukan, diharapkan di kemudian hari menjadi pemburu andal, menjadi kebanggaan keluarga.
Dan wanita menjadi pelengkap, dibesarkan dengan harapan tunduk, etika untuk bersikap pasrah, sanggup juga memikul beban keluarga, mimpi masa kecil untuk siap jadi pengantin.

Semua berubah ketika kulit putih datang. Janji2 untuk kehidupan yang lebih baik. Buruan mulai jarang, karena lelaki pindah lahan. Dari hutan ke pertambangan, dan dari memburu binatang menjadi memburu uang..
Dan kemanakah mengalirnya hasil buruan itu? Berubah pula. Tidak lagi untuk anak isteri. Tapi untuk dirinya sendiri. Untuk mabuk dengan pengaruh bawaan kulit putih. Untuk tetap jumawa sebagai laki2..

Apakah hidup wanita berubah?
Tidak ada perubahan disini. Wanita tetap bermimpi jadi pengantin yang cantik, tanpa tahu ada apa dibalik itu. Menghadapi sang raja keluarga dengan bilur2 perih di hati. Tetap harus berjuang untuk anak2nya supaya tetap makan sementara si pemburu kini pulang dengan tangan kosong. Ajaran pasrah yang tak boleh dikeluhkan.
Melayani tanpa bisa berkata kalah.

Dan ia yang terbebas, berusaha menghidupi diri tanpa laki2, karena panggilan untuk membaktikan pada anak lebih besar daripada harus menahan tekanan dibawah pukulan fisik dan sakit hati yang tak tertahankan.

Ia menjadi kuat, lebih kuat karena bangkit dari kekalahan. Dan Mabel, Mace Lisbet dan Leksi, ketiga wanita yang sangat kuat, tabah, dapat menggambarkan perjuangan wanita, mencoba lepas dari bayang2 laki2 yang mereka puja sebagai raja, tapi akhirnya mencampakkannya untuk tenggelam dalam mabuk dunia.

Tapi musuh terbesarmu bukanlah sesuatu yang kau anggap musuh, tapi musuh itu ada dekat sekali denganmu.. Dan saling tuding sebagai pengkhianat...


View all my reviews >>

Tidak ada komentar: