ulasan. resensi. kesan.

ulasan. resensi. kesan. ini bukuku, apa bukumu?

Sabtu, 11 September 2010

Sebelas Menit (Eleven Minutes)

Sebelas Menit (Eleven Minutes)Sebelas Menit by Paulo Coelho

My rating: 4 of 5 stars


#2010-2#LibPub Expo, Senayan



Terkadang kalau begitu terkesan oleh suatu buku, sangat sulit untuk menuliskan resensinya. Begitu pula buku in. Saya menyukai buku-buku Coelho, dan karyanya yang ini begitu.. seksi.

Temanya tentang seks yang sakral, pencarian cinta, atau kepuasan diri? Apa yang dicari dalam sebelas menit?



Manusia bisa tahan hidup seminggu tanpa air, dua minggu tanpa makanan, bertahun-tahun tanpa rumah, tapi manusia tak bisa menahankan kesepian. Kesepian adalah siksaan paling berat, penderitaan paling hebat.



Maria, yang meninggalkan keluarganya di Brazil dan pergi menyongsong kesepiannya di Swiss. Mengambil keputusan dengan belajar bahasa Perancis sehingga bisa berontak. Kemudian memilih melacurkan diri.

Itu bagian yang paling sulit : apa alasan yang sebenarnya?

Dia melakukannya karena ia butuh. Ini tidak sepenuhnya benar – semua orang butuh mencari uang, tapi tidak setiap orang memilih hidup di batas-batas yang direstui masyarakat.




Dan ia memilih demi uang, tidak demi cinta. Sampai seseorang datang dan mengatakan kau ‘bercahaya’. Dan ia mulai mempertanyakan motivasinya. Benarkah ia hanya untuk menyenangkan orang lain? Kliennya? Apakah ia tidak ingin dirinya sendiri terpuaskan?? Lalu semua berjalan lambat dan begitu indah. Tidak terhitungkannya lagi sebelas menit itu. Hingga akhir yang klimaks..



Catatan harian Maria setiap kejadian memberikan perenungan atas dirinya sendiri. Renungan atas kehidupan, kebebasan, kepedihan, cinta, uang, dan impian..

Apa sebenarnya mimpinya? Apakah mewujudkan mimpi kanak-kanaknya? Atau sekadar pembalasan atas kehidupannya di masa lalu? Atau hanya penebusan dosa atas cinta terpendam?

Lalu benarkah dosa yang hakiki bukanlah buah apel yang dimakan oleh Hawa, melainkan keyakinan bahwa Adam perlu merasakan sesuatu yang ia nikmati ?



After close the book, I think typical of Maria is as beautiful as Leighton Meester, Blair Waldorf at Gossip Girl.





View all my reviews

Tidak ada komentar: